Kepribadian adalah susunan ciri dan perilaku yang relatif menetap, mencakup sifat, minat, dorongan, nilai, konsep diri, kemampuan, dan pola emosi, yang membentuk cara khas seseorang menyesuaikan diri dengan hidup.
Kata kepribadian sering dipakai untuk menyebut sifat seseorang, misalnya "dia pendiam" atau "dia supel". Dalam psikologi, maknanya lebih luas. Kamus Psikologi APA mendefinisikan kepribadian sebagai susunan ciri dan perilaku yang relatif menetap, termasuk sifat, minat, nilai, konsep diri, kemampuan, dan pola emosi. Kepribadian dibentuk banyak hal sekaligus: bawaan, kematangan fisik, pengasuhan awal, kelompok tempat kamu tumbuh, nilai budaya, dan pengalaman penting dalam hidup.
Cara memahami kepribadian juga berubah dari masa ke masa. Teori humoral dari zaman Hippokrates membagi orang ke empat tipe, yaitu sanguinis, melankolis, koleris, dan plegmatis. Teori ini sudah lama ditinggalkan, tetapi tercatat sebagai tipologi kepribadian paling awal dalam psikologi. Psikologi modern juga memakai pendekatan dimensi, misalnya model lima faktor: ekstraversi, neurotisisme, keteraturan (conscientiousness), keramahan (agreeableness), dan keterbukaan terhadap pengalaman. Pengelola International Personality Item Pool bahkan mengingatkan agar skor tes tidak dipakai untuk mengotak-ngotakkan orang, karena introversi dan ekstraversi adalah sebuah rentang.
Di pilar ini kamu bisa membaca tentang introvert, ekstrovert, dan MBTI beserta kritik validitasnya. Kamu juga bisa mencoba Kuis Cermin, tes kepribadian singkat dari butir IPIP yang diproses di perangkatmu. Hasilnya gambaran, bukan diagnosis.
Langkah kecil hari ini: tulis tiga kata yang menurutmu paling menggambarkan dirimu. Lalu tanyakan pelan-pelan, apakah ketiganya tetap sama saat kamu di rumah, di kelas, dan bersama teman?