Komunikasi adalah penyampaian informasi, baik secara verbal (lisan atau tulisan) maupun nonverbal, yang dipakai manusia untuk terhubung dan bertukar gagasan, pengetahuan, perasaan, serta pengalaman.
Setiap hari kamu berkomunikasi, bahkan saat diam. Kamus Psikologi APA mendefinisikan komunikasi sebagai penyampaian informasi secara verbal, lisan atau tulisan, maupun nonverbal. Manusia berkomunikasi untuk terhubung dan bertukar gagasan, pengetahuan, perasaan, dan pengalaman.
Pesan yang tidak diucapkan sering sama pentingnya. Komunikasi nonverbal mengalir lewat ekspresi wajah, gerak tangan, bahasa tubuh, dan nada suara, dan sebagian maknanya baru bisa dipahami kalau kamu mengenal budaya orang yang kamu ajak bicara. Dua kemampuan lain membantu percakapan terasa aman. Pertama, empati: memahami seseorang dari sudut pandangnya sendiri, bukan dari sudut pandangmu. Kedua, sikap asertif: menyampaikan perasaan dan kebutuhan secara langsung sambil tetap menghormati orang lain.
Kabar baiknya, keterampilan sosial adalah kemampuan yang dipelajari, bukan bakat yang dibawa sejak lahir. Kamu bisa mulai dari bacaan tentang empati, kenapa sulit bilang tidak, love language, dan tanda hubungan yang tidak sehat. Kalau sebuah hubungan membuatmu merasa tidak aman, kamu tidak harus menghadapinya sendirian. Layanan bantuan profesional tercantum di halaman ini.
Langkah kecil hari ini: dalam satu percakapan, dengarkan sampai temanmu selesai bicara, lalu ulangi intinya dengan kalimatmu sendiri sebelum kamu menanggapi.