Mencatat kebiasaan adalah bentuk pemantauan diri (self-monitoring), yaitu mencatat perilakumu sendiri, biasanya sebagai bagian dari usaha mengubahnya. Meta-analisis Harkin dan rekan (2016) atas 138 studi dengan hampir 20 ribu peserta menemukan bahwa intervensi yang membuat orang lebih sering memantau kemajuan juga membantu mereka mencapai tujuan. Efeknya lebih besar ketika kemajuan itu dicatat secara fisik atau dibagikan.
Cara memakai habit tracker ini
- Tambahkan satu sampai tiga kebiasaan dulu. Beri nama yang jelas, misalnya "Minum segelas air setelah bangun".
- Centang kebiasaan itu setiap kali kamu melakukannya. Salah centang bisa dibatalkan.
- Lihat rantai hari berturut-turut dan kalender bulan untuk melihat polanya.
- Kebiasaan yang sudah tidak kamu jalani bisa diarsipkan atau dihapus.
- Ekspor catatanmu sebagai JSON atau CSV kalau ingin menyimpannya di tempat lain.
Yang perlu kamu tahu tentang membentuk kebiasaan
Kebiasaan terbentuk lewat pengulangan dalam konteks yang sama. Dalam studi Lally dan rekan (2010), waktu sampai sebuah perilaku terasa otomatis berkisar 18 sampai 254 hari, dan sekali terlewat tidak berpengaruh berarti. Gardner, Lally, dan Wardle (2012) menambahkan bahwa tindakan sederhana, misalnya minum air, lebih cepat menjadi otomatis dibanding rutinitas yang rumit. Jadi rantai yang putus bukan alasan untuk berhenti. Centang lagi besok.
Ingin tahu lebih banyak? Baca ulasan Atomic Habits dan cara memberi self reward yang sehat. Di bawah ini ada beberapa contoh kebiasaan baik yang bisa langsung kamu lacak.
Langkah kecil hari ini: tambahkan satu kebiasaan sekecil mungkin, lalu centang untuk pertama kalinya sebelum hari berakhir.