Emosi adalah pola reaksi yang kompleks, melibatkan pengalaman batin, perilaku, dan perubahan tubuh, yang muncul ketika seseorang berusaha menghadapi hal atau peristiwa yang penting baginya.
Emosi bukan musuh yang harus disingkirkan. Kamus Psikologi APA menggambarkannya sebagai pola reaksi yang melibatkan pengalaman batin, perilaku, dan tubuh, yang muncul saat kamu menghadapi hal yang penting bagimu. Makna peristiwanya menentukan jenis emosinya. Kalau sesuatu terasa mengancam, yang muncul cenderung takut. Kalau kamu merasa tidak diterima, yang muncul cenderung malu.
Para ahli belum sepakat soal daftar emosi dasar. Daftar yang sering disebut memuat takut, marah, gembira, sedih, jijik, contempt (rasa meremehkan), dan terkejut. Yang lebih penting dari daftarnya adalah kemampuan mengatur emosi. Sebagian pengaturan terjadi tanpa kamu sadari. Sebagian lagi dilakukan dengan sengaja, misalnya memandang situasi dari sisi lain atau memilih tindakan yang lebih membantu. Kemampuan ini umumnya bertambah sepanjang hidup.
Di pilar ini kamu bisa membaca tentang overthinking dan burnout. Untuk stres sehari-hari secara umum, Bugar Selalu punya panduan mengelola stres. Inti Diri tidak membahas gangguan mental atau pengobatannya. Kalau perasaanmu terasa terlalu berat untuk dipikul sendiri, layanan bantuan profesional tercantum di halaman ini.
Langkah kecil hari ini: saat sebuah perasaan muncul, beri dia nama dalam satu kata, lalu tulis satu kalimat tentang apa yang terasa penting bagimu saat itu.