Alat

Timer Pomodoro Online: Blok Fokus dan Jeda yang Bisa Kamu Atur

Timer pomodoro ini membantumu bekerja dalam blok fokus yang diselingi jeda singkat, lalu jeda lebih panjang setelah beberapa blok, mengikuti langkah inti teknik Pomodoro dari Francesco Cirillo. Durasi fokus, jeda pendek, dan jeda panjang bisa kamu atur sendiri. Pengaturan dan hitungan sesimu hanya disimpan di browser perangkat ini.

Fokus

Sisa waktu 25:00

Sesi fokus 1 dari 4

Sesi fokus selesai hari ini: 0

Pengaturan

1 sampai 120 menit
1 sampai 30 menit
1 sampai 60 menit
2 sampai 8 sesi fokus

Durasi baru berlaku untuk fase yang belum dimulai. Fase yang sedang berjalan tetap memakai durasi lamanya.

Pengaturan durasi, suara, notifikasi, dan jumlah sesi hari ini hanya disimpan di penyimpanan lokal browser perangkat ini (localStorage). Tidak ada yang dikirim ke server Inti Diri. Tombol atur ulang menghapus semuanya. Kalau browser menolak penyimpanan, timer tetap berjalan, tetapi pengaturanmu tidak tersimpan.

Tentang teknik Pomodoro

Teknik Pomodoro (di situs resminya ditulis The Pomodoro® Technique) dikembangkan oleh Francesco Cirillo. Menurut halaman resminya, proses intinya ada enam langkah: pilih satu tugas, setel timer 25 menit, kerjakan tugas itu tanpa menginterupsi diri sampai timer berbunyi, beri tanda centang, ambil jeda singkat, dan setiap empat kali ambil jeda lebih panjang sekitar 20 sampai 30 menit. Kalau tiba-tiba teringat hal lain, tulis di kertas dan kembali ke tugasmu.

Cara memakai timer ini

  1. Tentukan satu tugas yang ingin kamu kerjakan.
  2. Atur durasi fokus, jeda pendek, dan jeda panjang di pengaturan, atau pakai pola 25 menit fokus seperti langkah Cirillo.
  3. Tekan mulai. Timer berpindah otomatis dari fokus ke jeda, lalu kembali ke fokus.
  4. Kalau ingin diberi tahu saat waktu habis, izinkan notifikasi browser dan nyalakan suara. Tanpa izin notifikasi, timer tetap berjalan dan pergantian fase terlihat di layar.
  5. Lihat jumlah sesi yang sudah kamu selesaikan hari ini. Hitungannya mulai dari nol lagi keesokan harinya.

Timer menghitung dari jam selesai, bukan dari detik yang berjalan di latar belakang, jadi waktunya tetap akurat walau kamu berpindah tab.

Apa kata penelitian

Jeda yang terjadwal tampaknya membuat sesi belajar terasa lebih ringan, tetapi belum tentu membuatmu menyelesaikan lebih banyak. Dalam studi Biwer dan rekan (2023) pada 87 mahasiswa, kelompok yang beristirahat sesuka hati belajar dan beristirahat lebih lama, lebih lelah dan mudah teralih, serta kurang konsentrasi dibanding kelompok dengan jeda terjadwal. Jumlah tugas yang selesai sama. Studi Smits dan rekan (2025) pada 94 mahasiswa justru menemukan pola 25 menit fokus dan 5 menit jeda membuat rasa lelah naik lebih cepat, walau tingkat lelah, motivasi, dan produktivitas akhirnya tidak berbeda dengan cara lain. Jadi angka 25 menit bukan aturan baku. Coba beberapa durasi dan pilih yang paling pas untukmu.

Untuk strategi yang lebih lengkap, baca manajemen waktu dan cara belajar efektif.

Langkah kecil hari ini: pilih satu tugas yang sudah lama tertunda, lalu selesaikan satu blok fokus saja untuknya.

Bacaan tentang manajemen waktu

Pertanyaan umum

Apa itu teknik Pomodoro?

Teknik Pomodoro adalah cara mengatur waktu kerja yang dikembangkan Francesco Cirillo: pilih satu tugas, kerjakan 25 menit tanpa menginterupsi diri, beri tanda centang, ambil jeda singkat, lalu ambil jeda lebih panjang sekitar 20 sampai 30 menit setelah empat kali.

Apakah durasinya harus 25 menit?

Tidak. Durasi 25 menit adalah langkah dasar dari Cirillo, tetapi penelitian memakai pola yang berbeda, misalnya 24 menit belajar dan 6 menit jeda dalam studi Biwer dan rekan (2023). Di timer ini kamu bebas mengatur durasi fokus, jeda pendek, dan jeda panjang.

Apakah teknik Pomodoro terbukti membuat lebih produktif?

Buktinya campuran. Biwer dan rekan (2023) menemukan jeda terjadwal membuat mahasiswa kurang lelah dan lebih berkonsentrasi dibanding jeda sesuka hati, tetapi jumlah tugas yang selesai sama. Smits dan rekan (2025) tidak menemukan perbedaan produktivitas antara Pomodoro dan cara jeda lainnya.

Apakah timer tetap akurat kalau aku pindah tab?

Ya. Timer menghitung sisa waktu dari jam selesai yang dicatat saat sesi dimulai, bukan dari hitungan detik di latar belakang, sehingga tetap akurat walau tab tidak sedang aktif.

Apakah aku perlu membuat akun?

Tidak. Timer ini gratis dan langsung bisa dipakai. Pengaturan dan hitungan sesimu disimpan di browser perangkat ini saja, bukan di akun atau server.

Sumber

  1. Francesco Cirillo (2022). The Pomodoro Technique (arsip halaman resmi, 15 Agustus 2022). Cirillo Consulting GmbH. web.archive.org (diakses 15 Oktober 2026)
  2. Felicitas Biwer, Wisnu Wiradhany, Mirjam G. A. oude Egbrink, Anique B. H. de Bruin (2023). Understanding effort regulation: Comparing 'Pomodoro' breaks and self-regulated breaks. British Journal of Educational Psychology. doi:10.1111/bjep.12593 (diakses 15 Oktober 2026)
  3. Eva J. C. Smits, Niklas Wenzel, Anique de Bruin (2025). Investigating the Effectiveness of Self-Regulated, Pomodoro, and Flowtime Break-Taking Techniques Among Students. Behavioral Sciences. doi:10.3390/bs15070861 (diakses 15 Oktober 2026)