Kebiasaan adalah perilaku yang sudah sangat terlatih dan relatif terikat pada situasi tertentu, sehingga lama-kelamaan dijalankan dengan sedikit atau tanpa niat sadar.
Coba ingat caramu menggosok gigi. Kamu hampir tidak memikirkannya, karena perilaku itu sudah menjadi kebiasaan. Kamus Psikologi APA mendefinisikan kebiasaan sebagai perilaku yang sangat terlatih, terikat pada situasi tertentu, dan lama-kelamaan dijalankan dengan sedikit atau tanpa niat sadar.
Kebiasaan terbentuk lewat pengulangan dalam konteks yang sama. Tinjauan Wood dan Rünger (2016) menjelaskan bahwa kebiasaan tumbuh ketika orang mengejar tujuan dengan mengulang respons yang sama di situasi yang sama. Dalam studi Lally dan rekan, 96 relawan memilih satu perilaku sehat dan menjalankannya setiap hari pada konteks yang sama, misalnya setelah sarapan, selama 12 minggu. Waktu sampai perilaku terasa otomatis sangat beragam, dari 18 sampai 254 hari, dan sekali terlewat tidak merusak prosesnya. Gardner, Lally, dan Wardle (2012) merangkum studi itu: rasa otomatis rata-rata mendatar setelah sekitar 66 hari, dan isyarat yang menempel pada rutinitas harian adalah titik mulai yang praktis.
Ini juga berarti kamu tidak perlu mengandalkan disiplin diri setiap hari. Disiplin membantu di awal, saat kamu menahan keinginan sesaat demi tujuan jangka panjang, lalu pengulangan yang mengambil alih.
Lanjutkan dengan ulasan Atomic Habits dan cara memberi self reward yang sehat. Untuk mencatat kemajuanmu, coba Habit Tracker.
Langkah kecil hari ini: pilih satu kebiasaan sekecil mungkin, lalu tempelkan pada rutinitas yang sudah ada dengan kalimat "setelah aku ..., aku akan ...".